Detail Cantuman Kembali
PENGARUH KADAR POLYPLASDONE XL-10 TERHADAP KARAKTERISTIK DAN LAJU DISOLUSI Orally Disintegrating Tablets (ODT) MELOKSIKAM YANG DIBUAT DENGAN PENGIKAT PVP K-30 1% DENGAN METODE GRANULASI BASAH
ODT merupakan tablet yang penggunaannya diletakkan didalam rongga mulut, yang mana tablet hancur dan larut dalam waktu kurang dari 1 menit tanpa dikunyah dan tanpa menggunakan air. Untuk menghasilkan sediaan ODT, maka diperlukan superdisintegran. Tujuan penelitian ini ialah membandingkan karakteristik dan laju disolusi ODT meloksikam, dengan perbedaan kadar polyplasdone XL-10 sebagai superdisintegran sebesar 5% (F1) dan 15% (F2) dan PVP K-30 1% sebagai bahan pengikat. Metode pembuatan ODT meloksikam dengan metode granulasi basah. Pada Hasil pengamatan karakteristik ODT didapakan kerapuhan pada F1 (5%) yang tidak memenuhi persyaratan yaitu 1.26%. Peningkatan kadar polyplasdone menyebabkan meningkatnya kekerasan dan waktu pembasahan serta menurunkan waktu hancur dan laju disolusi. Analisis statistik dengan uji t bebas menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan waktu hancur yang bermakna pada kedua formula, tetapi menunjukkan perbedaan yang bermakna pada ED30 dengan nilai α=0.001 dan slope dengan nilai α=0.011. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakteristik dan laju disolusi yang memenuhi persyaratan terdapat pada F1 (5%), meskipun kerapuhannya masih belum dapat dikendalikan, hal ini dapat diatasi dengan penggunaan blister sebagai kemasan primernya.
Kata kunci : ODT, Meloksikam, Polyplasdone XL-10, PVP K-30, Granulasi Basah
SYLVIA RIZKI RAMADHANI - Personal Name
6B.S-Far Ram p 46-19
6B.S-Far
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2019
Surabaya
xvi, 107p.; ill.; tab.; 21cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







